Soal melawan arus, kami mengakui terang-benderang bahwa kami memang salah satu penganutnya yang teguh. Ini…
Continue Reading-
Berburu Dua Kelinci di Dalangan
Sore di Dalangan selalu punya cara sendiri untuk merubuhkan kegelisahan. Ketika matahari mulai condong ke…
Continue Reading -
Mengendapkan Kebijaksanaan Lewat Hikayat Rumi di Kedai Kopi Bernuansa Sastra
“Ceritakan padaku, apa sebenarnya gunanya mengendapkan sesuatu?” Pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir Alina.…
Continue Reading -
Memaknai Filosofi Guyub: Merawat Tradisi Kumpul di Kedai Kopi Bernuansa Budaya Jawa
Di kampung-kampung Jawa, manusia nyaris tak pernah dibiarkan benar-benar hidup sendirian. Kehidupan senantiasa bergerak dalam…
Continue Reading -
Menelusuri Kisah Plang Kayu dan Takdir Waktu
Plang kayu penanda warung kami itu, kiwari usianya sudah menginjak sebelas tahun. Ia dibikin secara…
Continue Reading -
Harmoni dalam Cangkir dan Piring: Membaca Filosofi Menu Pendamping Kopi
Sejak peradaban manusia pertama kali menjinakkan api, sepertinya lidah kita tak pernah benar-benar merasa puas…
Continue Reading -
Trisula Kehidupan di Dalangan: Menemukan Kehangatan di Kedai Kopi dan Ruang Literasi
Barangkali, hidup memang tidak selalu membutuhkan rentetan jawaban yang ngawu-awu atau terlampau muluk. Di tengah…
Continue Reading -
Panji-Panji Selera: Mengapa Rumah Sangrai Kopi Tak Berhenti Menafsir Rasa
Barangkali, manusia memang tidak pernah dilahirkan untuk menyukai satu rasa yang seragam. Bahkan dari batas…
Continue Reading -
Kisah Pria dan Mustika Rasa: Membaca Ingatan Tubuh di Kedai Kopi di Jogja
Kelak, pada suatu hari nanti yang entah, akan ada sebuah cerita yang lahir dan abadi…
Continue Reading