sebuah upaya pemerintah menstabilkan harga kopi
BAPPETI mentargetkan di tahun 2023 ini akan mengupayakan untuk memasukkan kopi sebagai salah satu komoditas dagang di bursa perdagangan.
Harga acuan atau price reference untuk kopi ini memang belum ada acuan tetapnya. Padahal Indonesia sebagai salah satu penghasil utama kopi memerlukan kestabilan harga.
Didit Noordiatmoko, Plt BAPPETI (19 Januari 2023)
Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, yang notabene mengatur tentang harga komoditas barang dagang di Indonesia. Hal ini pun sejalan dengan semakin meningkatnya komoditas hasil bumi Indonesia di tingkat dunia seperti kopi, sawit, karet, dan lainnya.
Baca Juga:
- Tenang, Masih Ada Waktu: Pelajaran Hidup dari Bokong Truk hingga Meja Kopi Dalangan
Di jalan-jalan Indonesia, pelajaran sering datang dari tempat yang paling tak terduga. Bukan dari kelas… Baca Selengkapnya: Tenang, Masih Ada Waktu: Pelajaran Hidup dari Bokong Truk hingga Meja Kopi Dalangan - Meja Dongeng Kopi dan Garis Sejarah: Saat Dalangan Menyimpan Ingatan Jawa
Meja seduh kami di Dalangan menghadap ke utara. Bagi banyak orang, utara hanyalah mata angin,… Baca Selengkapnya: Meja Dongeng Kopi dan Garis Sejarah: Saat Dalangan Menyimpan Ingatan Jawa - Siang yang Teduh, Malam yang Gaduh di Dongeng Kopi
Tiap malam, di meja-meja panjang di Dalangan, riuh kembali tumbuh seperti rumpun suara yang baru… Baca Selengkapnya: Siang yang Teduh, Malam yang Gaduh di Dongeng Kopi
Contohnya CPO sawit, kopi dan karet yang teryata harga acuan yang kita gunakan adalah acuan harga dari bursa luar negeri seperti Malaysia dan Rotterdam. Karena dengan masuknya komoditas itu dalam bursa perdagangan, maka harga yang sudah ditentukan tidak dapat diatur ulang oleh pemilik komoditas dan buyer dari luar negeri.
Didit Noordiatmoko, Plt BAPPETI (19 Januari 2023)
Senada dengan Didid, Mentri Perdagangan, Zulkifli Hasan juga mengapresiasi hal itu. Dengan menyebut bahwa memang beberapa komoditas penting Indonesia harus masuk dalam bursa perdagangan.
Mudah-mudahan, sebelum Juni (2023) kitab bisa launching ya, karena bagaimana pun juga hal ini sangat penting bagi bangsa Indonesia.
Zulkifli Hasan, Mentri Perdagangan Indonesia